Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Kelas Mekanik

Maksud beserta pengertian teori PA dan MA

Edukasi | 2022-09-10 21:55:34

Sangat penting dalam dunia pemeliharaan peralatan atau armada untuk memiliki tolok ukur untuk menentukan kinerja unit produk atau alat dalam lingkup Anda. Tujuannya adalah agar kinerja tepat sasaran dan efisien relatif terhadap target, yang akan selalu terkait dengan tarif atau biaya/jam.

Secara umum, indikator referensi yang paling banyak digunakan untuk ketersediaan unit ada dua jenis: ketersediaan mekanis (MA / Mechanical Availability) dan ketersediaan fisik (PA / Physical Availability). Mungkin sebagian dari kita masih merasa kesulitan atau belum memahami perbedaan antara PA dan MA. Sebenarnya, ini adalah elemen yang sangat mendasar yang perlu dipahami oleh semua orang di Departemen Pemeliharaan, mulai dari tingkat bawah hingga manajerial. Beberapa orang mungkin percaya bahwa PA dan MA dapat dipertukarkan, bahwa tidak ada perbedaan antara keduanya, padahal sebenarnya ada.

Secara umum PA dapat diartikan sebagai ketersediaan peralatan atau unit yang dihitung secara fisik untuk peralatan atau unit tersebut, sedangkan MA dapat diartikan sebagai ketersediaan peralatan atau unit yang dihitung secara mekanis.

Jika Anda perhatikan lebih dekat, menghitung ketersediaan mekanis hanya memerlukan indikator Jam Kerja Unit, juga dikenal sebagai Jam Kerja, atau Total Jam Kerja Mesin dengan Kesalahan, juga dikenal sebagai Jam Waktu Henti. Perhitungan Ketersediaan Mekanis juga mengecualikan kategori insiden dan siaga.

Sedangkan World Clock atau yang dikenal dengan Earth Hours digunakan sebagai perhitungan Physical Availability. Prinsipnya adalah menghitung semua elemen, termasuk insiden, selain ketersediaan fisik. Namun, ada beberapa perusahaan di mana departemen pemeliharaan atau rencana pemeliharaan akan tetap terkuras jika insiden tersebut dimasukkan dalam perhitungan ketersediaan fisik departemen pabrik.

Lalu Bagaimana cara menghitung MA dan PA?

Jadi sampai di sini Anda mulai memahami perbedaan antara MA dan PA. Jika pemahamannya berbeda, bagaimana dengan perhitungannya? Ada perbedaan?maka dari kelasmekanik meninjau perhitungan dasar atau rumus yang digunakan:

Berikut ini adalah perhitungan yang digunakan untuk menghitung Physical Availability:

Rumus Physical Availability

Dimana:

PA = Physical Availability

EH = Earth Hours (biasa diketahui sebagai total Jam Dunia)

BD = Breakdown / Downtime Hours

Sedangkan perhitungan yang digunakan untuk menghitung Mechanical Availability adalah :

Rumus Mechanical Availability

Dimana :

MA = Mechanical Availability

WH = Working Hours (biasa diketahui Hours Meter Unit)

BD = Breakdown / Downtime Hours

Perhitungan di atas merupakan skema dalam penerapan MA atau PA di suatu perusahaan; Tidak semua perusahaan menggunakan formula yang sama, dan mungkin ada penambahan berdasarkan regulasi atau aturan perusahaan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image